contoh teks eksemplum singkat
Kehilangan Motor
Sikap waspada harus selalu diterapkan di manapun kita berada.
Hal ini tidak boelh diremehkan karena hal itu telah kualami sendiri akibat
meremehkan hal kecil.
Peristiwa ini terjadi sekitar beberapa minggu yang lalu. Saat
itu, temanku sedang berulang tahun. Dia mengundangku ke acara ulang tahunnya.
Aku meminta izin ke orangtuaku untuk pergi ke sana dengan mengendarai motor.
Akan tetapi, ibuku tidak mengizinkannya karena aku belum mempunyai SIM.
Mendengar hal itu, aku pun membantah dan tetap memaksa. Karena tetapi tidak
dibolehkan, aku pun langsung pergi mengendarai motor.
Sesampainya di rumah temanku, aku segera menuju ke dalam
rumah karena acaranya sudah dimulai. Karena terburu – buru, aku sampai lupa
meninggalkan motor tanpa mengunci stang. Aku sangat menikmati acara tersebut
bersama teman – temanku. Ketika acara sudah selesai, aku pamit pulang dengan
temanku. Aku terkejut karena tak melihat motorku terpakir di depan rumah. Aku
terus mencari motorku tetapi aku tidak menemukannya. Aku menyadari bahwa
motorku hilang.
Aku langsung terduduk lemas dan menangis. Temanku langsung
menelepon ibuku melaporkan kejadian tersebut. Tak lama kemudian, ibuku datang
dan menenagkan aku yang terus menangis. Ibuku mengajakku pulang dan membuat
laporan ke kantor polisi. Saat menuju ke rumah, ibuku menasihatiku agar tidak
ceroboh dan tidak melawan perkataan orangtuaku.
Sejak kejadian itu, aku sangat menyesal. Aku berjanji kepada
diriku untuk tidak lebih hati – hati dan tidak membantah perkataan ibuku. Kini,
aku menyadari betapa pentingnya nasihat orangtua kepada kehiduoan sehari –
hari. Lalu, aku juga tidak boleh ceroboh dalam hal sekecil apa pun yang ada di
sekitarku.
Komentar
Posting Komentar