pengertian, ciri, jenis, manfaat dan pengolahan ayam
Pengertian,
Ciri – Ciri, Jenis, Manfaat dan Contoh Pengolahan Ayam
Seperti
yang kita ketahui bahwa ayam termasuk dalam kelas aves (hewan bersayap) yang
telah didomestikasi oleh manusia untuk dimanfaatkan daging maupun telurnya.
Ayam berasal dari keturunan dari salah satu subspesies ayam hutan yang banyak
dikenal sebagai ayam hutan merah atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). Ayam
termasuk hewan yang mudah beradaptasi disembarang tempat, asalkan ketersediaan
makanan melimpah. Ayam yang telah didomestikasi saat ini mudah untuk dijinakkan
sehingga memudahkan dalam pemeliharaan.
Ayam biasanya dimanfaatkan sebagai
makanan, tetapi juga bisa sebagai ayam hias dan ayam petarung. Daging ayam
adalah daging yang paling banyak dikonsumsi di dunia terutama Indonesia karena
daging ayam muda didapat dan pengolahannya cukup mudah. Daging ayam bisa
dikonsumsi dengan digoreng, dibakar, dipanggang, diopor dan lain lain.
Ciri-ciri umum ayam :
- Ayam jantan = Berukuran lebih besar dari ayam
betina, memiliki jalu panjang, memiliki jengger lebih besar dan bulu ekornya
panjang dan menjuntai.
- Ayam Betina = Berukuran
kecil, memiliki jalu pendek, terkadang tidak memiliki jalu, memiliki jengger
kecil dan bulu ekor pendek
Jenis
jenis ayam menurut fungsinya
1.
Ayam
pedaging
2.
Ayam
petelur
3.
Ayam
pedaging dan petelur
Jenis
jenis ayam untuk konsumsi
1.
Ayam
Boiler
Ciri- Ciri : Bentuk tubuh cukup besar,agak
pendek, bulunya putih dan merapat pada tubuh, paruh dan kaki berwarna
kekuningan dan memiliki bobot rata – tata 1,4 – 2,5 kg.
Ciri – Ciri daging : Ketebalan daging
cukup banyak, memiliki bagian dada yang lebar, memiliki banyak lemak dagingnya
lebih cerah, kenyal dan empuk dan kulitnya lebih mengkilap dan mudah sobek.
Keuntungan : Harga lebih terjangkau,
lebih cepat memasaknya, masa panennya lebih cepat dan dagingnya lebih banyak


2.
Ayam
Kampung ( Buras )
Ciri – Ciri : Bentuk tubuh kecil,
tubuhnya lebih jenjang, warna bulu berkombinasi ( ada putih, hitam, merah dan
coklat) dan tidak terlalu merapat pada tubuh, paruh dan kaki berwarna putih
kekuningan dan memiliki bobot rata – rata 0,5 – 1,5 kg.
Ciri – Ciri daging : ketebalan daging
lebih sedikit, memiliki bagian dada yang kurus, lemaknya sedikit, dagingnya
lebih gelap, liat dan alot dan kulitnya kuat dan tidak mudah sobek.
Keuntungan : dagingnya lebih gurih,
kesat dan lemaknya lebih sedikit dan tidak terlalu bayak mengandung bahan
kimia.


3.
Ayam
Pejantan
Ciri- ciri ayam hampir sama dengan ayam kampung tetapi warna bulunya
putih. Ciri – ciri daging ini mirip dengan daging ayam kampung. Ayam ini. adalah jenis ayam petelur dengan bibit khusus yang waktu ditetaskan hanya berjenis
kelamin jantan. Keuntugannya yaitu harganya lebih murah dari ayam kampung dan
masa panennya pendek seperti ayam boiler.


Daging ayam mengandung protein tinggi,
vitamin dan mineral.
Menurut
USDA, 100 g ayam mengandung air (65 g), energi (215 kkal), protein (18 g),
lemak (15 g), lemak jenuh (4 g), kolesterol (75 mg), kalsium (11 mg), besi (0,9
mg), magnesium (20 mg), fosfor (147 mg), kalium (189 mg), natrium (70 mg), dan
seng (1,3 mg). Di antara vitamin dalam daging ayam antara lain vitamin C,
niacin, vitamin B1 (hiamin),Vitamin B5, vitamin B-6, vitamin B-12, vitamin A,
vitamin E , vitamin D dan vitamin K.
Manfaat ayam
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
2. Menjaga keseimbangan kolesterol
3. Memperkuat tulang dan menambah massa
otot
4. Meningkatkan nafsu makan
5. Mencegah kanker
6. Mengontrol tekanan darah
7. Menghilangkan stres
8. Memiliki kandungan asam amino yang baik untuk mengganti sel sel tubuh
yang rusak
9. Mengandung asam amino tyrosine yang
bermanfaat memudahkan konsentrasi
10. Terhindar dari anemia
Bahan-bahan
4 porsi
- 2 potong dada ayam tanpa tulang
- 3 sdm munjung tepung terigu serbaguna
- 1 sdm tepung sagu / maizena
- 1 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdt bawang putih bubuk
- secukupnya air
- secukupnya tepung roti kasar
Langkah
- Potong dada ayam menjadi 2, lalu potong lagi menyamping agar tipis. Pukul2 dagingnya agar lebih tipis.
- Campur terigu, sagu dan bumbu lalu tambahkan air (usahakan adonan kental), masukkan ayam, aduk hingga ayam tertutup adonan. Diamkan dlm kulkas kurang lebih 30 menit
- Siapkan tepung roti di atas piring, gulingkan ayam yg telah terbalur adonan tepung. Bisa langsung di goreng di minyak panas dan cukup banyak dg api sedang sampai kecoklatan dan bagian dalam ayam matang sempurna. Atau di simpan kembali dlm kulkas terlebih dulu agar tepung roti lebih merekat. Sajikan dengan salad wortel dan kol.
4.
GAMBAR AYAM UNTUK
DEFINISI AYAM
Komentar
Posting Komentar